Bacalah

Sosial media sangat berpengaruh dalam kehidupan digital saat ini apalagi jika terjadi seperti 50 juta akun Facebook diretas oleh oknum tak bertanggung jawab.

Facebook baru mengetahuinya pada Selasa (25/9/2018) lalu.
Hal ini diumumkan Vice President of Product Management Facebook Guy Rosen melalui blog resmi sang raksasa jejaring sosial pada Jumat (28/9/2018) kemarin.

Tim engineer kami menemukan isu keamanan yang berdampak pada 50 juta akun.
Kami menanggapi ini dengan serius dan ingin semua orang tahu apa yang terjadi. Kami juga mengambil tindakan cepat untuk melindungi keamanan. Dan mengumumkan layanannya diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

Sebanyak 50 juta akun pengguna terkena dampaknya. Peretas mengeksploitasi celah yang tersemat pada fitur “View As” di Facebook, sehingga token akses yang semestinya cuma bisa dimanfaatkan pengguna malah bocor ke pihak lain.

Saat ini fitur tersebut ditangguhkan, sembari terus melakukan investigasi. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, telah meminta penjelasan resmi dari Facebook Indonesia soal tindak peretasan tersebut melalui

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika). Surat resmi No. S-259/Kominfo/DJAI/AI.05.04/10/2018 dilayangkan pada Senin (1/10/2018) kemarin ke Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Rubben Hatari.

Melalui surat tersebut, Kominfo meminta Facebook Indonesia menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menghadapi masalah keamanan pada fitur Facebook,” (2/10/2018).

Jumlah warga Indonesia yang menjadi pengguna aktif Facebook bisa dibilang cukup besar, mencapai 115 juta orang.

Jika terjadi peretasan seperti ini, bukan tak mungkin keamanan data pribadi pengguna Facebook Indonesia terancam.

Isu perlindungan data pribadi warga negara Indonesia di internet menjadi salah satu fokus perhatian Kementerian Kominfo.

 "Isu perlindungan data pribadi warga negara Indonesia di internet menjadi salah satu fokus perhatian Kementerian Kominfo," lanjut Ferdinandus. Secara global, saham Facebook sempat anjlok 5 persen gara-gara insiden ini.

Nilai rilnya, Facebook kehilangan duit 13 miliar dollar AS atau setara Rp 193 triliun. Agaknya para investor semakin ragu dengan kredibilitas Facebook.

Kepercayaan netizen pun kembali hancur, mengingat baru beberapa bulan lalu Facebook mengumumkan 87 juta data pribadi pengguna dicuri pihak ketiga. Kita tunggu saja seperti apa kelanjutan kasus ini.



Nara sumber ;
 https://tekno.kompas.com/read/2018/09/29/09512897/50-juta-akun-facebook-dibobol-baru-ketahuan-selasa-lalu

Post a Comment

Terima kasih, Anda sudah berkomentar dan berkunjung ... salam

Previous Post Next Post