BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Contoh penerapan transaksi Non Tunai

Bak demam baru perbankan, nasabah kini ramai-ramai menggunakan transaksi non tunai dengan uang elektronik.



Saat ini penggunaannya secara serentak berlaku di jalan tol Jabodetabek sejak awal Oktober ini. Berikut ini cara isi ulang e-money dari beragai bank.
Transaksi non tunai kini semakin luas. Terbaru, transaksi non tunai diperluas ke ruas jalan tol. Diperkirakan ke depan, penggunaan transaksi non tunai dengan uang elektronik perbankan akan terus diperluas ke penggunaan lainnya. Misalnya membayar bensin di SPBU. Saat ini pembayaran bensin masih menggunakan kartu debit.

Jika kamu seorang konsumen yang rutin keluar masuk jalan bebas hambatan, kini kamu mesti memiliki salah satu dari delapan uang elektronik di bawah ini untuk membayar biaya jalan tol di Jabodetabek mulai Oktober ini. Tanpa uang elektronik bank ini, kamu tidak akan bisa melewati gardu jalan tol sehingga perjalananmu akan terganggu.
Delapan uang elektronik yang digunakan untuk membayar tol saat ini ialah:

e-Money Bank Mandiri e-Toll Card Bank Mandiri IndomaretCard Bank Mandiri Pertamina GazCard Bank Mandiri Brizzi Bank BRI TapCash Bank BNI BLink Bank BTN Flazz BCA

Ke depan, uang elektronik akan terus digunakan untuk bertransaksi di berbagai fasilitas publik dan transportasi lainnya. Seperti membeli bahan bakar minyak (BBM) di berbagai SPBU di Indonesia. Saat ini pembelian BBM umumnya masih menggunakan kartu debit perbankan. Berikut ini beberapa informasi teknis seputar e-money yang diterbitkan Bank Mandiri dan uang elektronik perbankan lainnya: Cara Isi Ulang e-Money dan Uang Elektronik Lainnya

Besarnya fungsi uang elektronik ini, masyarakat harus bisa mengetahui dengan pasti cara isi ulang e-Money dan uang elektronik lainnya. Cara isi ulang e-Money ini akan mempengaruhi apakah kamu terkena biaya isi ulang atau tidak. Dalam peraturan Bank Indonesia (BI) yang dikeluarkan akhir September 2017 ditegaskan ada biaya tambahan isi ulang e-money antar bank maksimal sebesar Rp 1.500. Perhitungan biayanya adalah sebagai berikut.

Pengisian e-money di bawah Rp 200.000 pada ATM bank penerbit kartu e-money tidak dikenakan biaya. Misalnya, kamu memiliki kartu e-money Bank A, lalu melakukan top-up pada mesin ATM Bank A kurang dari Rp 200.000, maka tidak ada biaya tambahan yang dibebankan.

Pengisian e-money lebih dari Rp 200.000 di ATM bank penerbit kartu e-money dikenakan biaya. Biaya administrasi maksimal yang dikenakan untuk transaksi ini sebesar Rp 750. Misalnya, kamu melakukan isi ulang kartu e-money Bank Mandiri di mesin ATM Bank Mandiri lebih dari Rp 200.000, kamu akan terkena biaya tambahan maksimal Rp 750.

Pengisian e-money di jaringan ATM Bersama dikenakan biaya sebesar Rp 1500. Misalnya, kamu memiliki kartu e-money Bank A lalu mengisi ulang di mesin ATM atau jaringan Bank B, maka biaya yang dikenakan adalah sebesar Rp 1500. Biaya ini turun karena sebelumnya, biaya isi ulang e-money beda bank dikenakan biaya yang sama dengan transfer antar bank, yaitu sebesar Rp 6500.

Pengisian e-money di minimarket dikenakan biaya sebesar Rp 1000. Ini berlaku untuk pengisian e-Money di minimarket seperti, Alfamart, Alfamidi, Indomart,

Pengisian e-Money di halte Transjakarta dikenakan biaya sebesar Rp 1500. Besaran biaya ini turun karena sebelumnya, isi ulang e-money di halte Transjakarta akan dikenakan biaya Rp 2000.

Berikut ini lima cara isi ulang e-money gratis yang perlu kamu perhatikan agar kamu bisa menghemat biaya transportasimu:

1. Isi Ulang E-money di ATM Bank Penerbit Hal pertama yang bisa dilakukan agar terhindar dari biaya adminstasi isi ulang e-money adalah melakukan top-up di mesin ATM bank penerbit kartu e-money. Misalnya, kamu memiliki kartu e-money yang diterbitkan oleh Bank C, maka lakukan isi ulang di mesin ATM Bank C agar bebas biaya tambahan.Dengan begitu, kamu tidak akan dibebankan biaya tambahan karena hal ini sudah diatur oleh BI. Akan tetapi, perlu diingat, hanya isi ulang di bawah Rp200.000 yang tidak dikenakan biaya tambahan di ATM. Jika kamu melakukan isi ulang lebih dari jumlah tersebut, akan dikenakan biaya maksimal Rp 750.

 2. Isi Ulang Kurang dari Batas Maksimal Berulang Kali
Cara lain agar terhindar dari biaya tambahan isi ulang e-money, jangan mengisi kartu e-money melebihi batas maksimal bebas biaya admin, yaitu tidak lebih dari Rp 200.000. Cukup kamu mengisi e-money, misalnya, sebesar Rp 150.000, sehingga kamu tidak terkena biaya tambahan. Kamu bisa mengisi selama dua atau tiga kali masing-masing sebesar Rp 150.000 sesuai kebutuhanmu.

3. Apabila Terdesak, Isi Ulang di Minimarket Lebih Murah Misalnya, kamu biasa melakukan isi ulang di jaringan ATM yang sama dengan bank penerbit kartu e-money, tetapi di dalam perjalanan kamu sulit menemukan ATM yang sama. Jangan takut, isi saja di minimarket. Biaya tambahan yang dikenakan di minimarket lebih murah, yaitu sebesar Rp 1000, dibandingkan di ATM Bersama yang mengenakan biaya sebesar Rp 1500. Image result for uang elektronik bank mandiri Maksimal Saldo e-Money dan Biaya-Biaya e-Money Pada saat transaksi, kartu cukup di-tap sampai saldo berkurang sesuai dengan nominal transaksi, tidak diperlukan tanda tangan maupun PIN Saldo dapat diisi ulang (top up) melalui berbagai pilihan channel yang tersebar. Menurut Bank Mandiri, kartu e-Money dengan batas maksimum total nilai isi ulang sebesar Rp 20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) per bulan dan maksimal saldo tersimpan Rp 1.000.000 (Satu Juta Rupiah) per kartu. Saldo pada kartu tidak diberikan bunga dan kartu dapat dimiliki oleh nasabah maupun non-nasabah Bank Mandiri.

Selain itu kartu dapat dipindahtangankan sepanjang fisik kartunya berpindah: Biaya–biaya e-Money yang berlaku:


Tidak ada nilai minimum transaksi Dikenakan biaya pengisian/top up saldo pada channel – channel non Bank Mandiri (misal : ATM bersama, mesin EDC selain EDC mandiri, toko retail, dll) sesuai dengan kebijakan penyedia jasa top up. Harga pembelian kartu e-money bervariasi, bergantung pada edisi/desain kartu yang dibeli sesuai dengan kebijakan Bank. Tidak dikenakan biaya atas klaim saldo kartu e-money yang rusak Tidak ada biaya administrasi/biaya bulanan
Cara melakukan top up e-Money di ATM Bank Mandiri
Isi ulang e-Money di ATM Bank Mandiri melalui dua cara. Yakni:


1. Menggunakan kartu mandiri debit Masukkan kartu mandiri debit di mesin atm Masukkan PIN mandiri debit Pilih menu e-money Pilih menu isi ulang Pilih nominal isi ulang yang tersedia pada tombol atau jumlah lainnya Konfirmasi jumlah nominal isi ulang, jika sudah sesuai tekan Letakkan kartu e-money pada reader bertanda logo isi ulang Transaksi berhasil, kertas struk keluar dan saldo kartu e-Money bertambah


2. Menggunakan kartu debit berlogo ATM Bersama Masukkan kartu debit berlogo ATM Bersama di mandiri ATM. Masukkan PIN kartu debit berlogo ATM Bersama
Pilih Transaksi Lainnya Pilih Mandiri Prabayar Pilih nominal isi ulang yang tersedia pada tombol atau jumlah lainnya Konfirmasi jumlah nominal isi ulang, jika sudah sesuai tekan Ya Tempelkan e-money pada reader bertanda logo isi ulang Transaksi berhasil, kertas struk keluar dan saldo kartu e-money bertambah
Nikmati transaksi yang lebih mudah, cepat dan praktis dengan menggunakan mandiri e-Money dan
uang elektronik bank lainnya untuk setiap kebutuhan harian kamu.
Simak lebih banyak tips pengaturan keuangan dan strategi berhemat lebih banyak di sini.
Di situs Halomoney.co.id, Kamu juga bisa mengajukan diri menjadi nasabah dan menemukan produk Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) terbaik sesuai kebutuhan.
Bacalah Juga

إرسال تعليق

0 تعليقات