BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Tracking suspect Virus Corona

Telah memeriksa 104 spesimen suspect virus corona di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 102 di antaranya dinyatakan negatif.

Sementara dua spesimen lainnya masih dalam pemeriksaan.




"Sampai hari ini, berdasarkan laporan Pak Dirjen Kemenkes sudah ada 104 spesimen atau 104 sampel seluruh Indonesia.

Dari 104 itu, 102 negatif, dan dua dalam proses," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (17/2).

Setiap hari pihak Kemenkes mendapat kiriman spesimen suspect corona dari seluruh Indonesia.
Sampai saat ini memastikan hingga belum ada pasien yang positif virus corona.

Pemerintah akan terus memantau secara intensif seluruh kejadian yang dicurigai terinfeksi virus corona.



Bacalah ;



Termasuk pengawasan terhadap ratusan WNI yang telah dipulangkan usai menjalani observasi di Natuna.

Sekarang yang harus kita intensifkan adalah pemantauan dalam negeri dengan selalu mewaspdai, memonitor seluruh Indonesia, semua kejadian yang diduga atau dicurigai infeksi corona virus.

Terutama pada pasien yang memiliki gejala seperti terkena corona virus," katanya.

Lebih lanjut, pihak terkait akan memperketat pintu-pintu masuk dan menelusuri riwayat perjalanan siapa pun yang berkunjung ke Indonesia.

 

Sesuai standar yang ditentukan Kementerian Luar Negeri, kata dia, pengawasan juga akan dilakukan pada siapa pun yang 14 hari terakhir berada di daratan China.


 





Jadi itu akan sangat diperhatikan setiap masukan dari berbagai pihak terkait dalam



Tracking Suspect Virus Corona. 


Setiap saat para pihak tidak langsung mengekspos sebelum ada recheck,
karena ini kita tahu banyak sekali berita hoax atau setengah hoax?
Kalau kita ekspos sedemikian rupa bisa menimbulkan suasana keos, suasana panik," tuturnya.

Kemenkes sebelumnya mengirim spesimen dari total 64 orang di Indonesia terkait kasus wabah virus corona per Senin (10/2) tepat pukul 18.00 WIB.





Jumlah tersebut datang dari 16 provinsi dengan jumlah paling banyak dari DKI Jakarta.

Dari jumlah itu ada 62 kasus dinyatakan negatif, dua kasus masih pemeriksaan dan tidak ada yang positif.



 Nara sumber ;






Bacalah Juga

Post a Comment

0 Comments