• Jelajahi

    Copyright © Bacalah Biz
    Best Viral
    INFO TERBARU
    Memuat postingan terbaru...

    #myBtn { display: none; position: fixed; bottom: 20px; right: 10px; z-index: 99999; border: none; outline: none; background-color: #229af7; color: white; cursor: pointer; padding: 10px 16px; border-radius: 50%; font-size: 17px; transition:all 1s ease 50ms; } #myBtn:hover {background-color: #555;} @media (max-width: 480px){ #myBtn {bottom:80px;} } ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbsvideo\"><\/script>");

    Reviews

    BACALAH

    LIFESTYLE

    Sakit kepala kronis bisa disebabkan Diabetes

    Noka
    Selasa, Oktober 26, Oktober 26, 2021 WIB Last Updated 2026-09-26T04:26:04Z
    Bacalah 1

    #Bacalah, Sakit kepala kronis bisa disebabkan Diabetes
    Dalam hal ini mengindikasikan informasi yang disampaikan secara akurat

    Bacalah 2


    Dengan gejala sakit kepala bisa Diabetes karena itu waspadai tanda-tandanya.

    Karena Diabetes seringkali dianggap sebagai pembunuh diam-diam. 

    Berbagai penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang kentara namun bisa memicu kerusakan yang parah pada berbagai bagian tubuh. 

    Hanya saja, menurut pakar kesehatan, penyakit yang membuat kadar gula darah di dalam tubuh menjadi tidak normal ini ternyata juga bisa menyebabkan sakit kepala. 

    Seperti apakah ciri-ciri sakit kepala yang terkait dengan diabetes?

     

    Sakit Kepala kronis 

    Tidak semua penderita diabetes ternyata mengalami gejala ini.

    Hanya saja, biasanya mereka yang baru saja menderita diabetes akan mengalaminya. 

    Hal ini disebabkan oleh tubuh yang masih ‘kaget’ dengan ketidak normalan pada kadar gula darahnya. Penderita diabetes yang sudah lama cenderung lebih jarang gejala ini.

    Perubahan kadar gula di dalam darah penderita diabetes bisa mempengaruhi hormon seperti epinephrine dan norepinephrine. 

    Kondisi ini akhirnya memicu vasokonstriksi, penyempitan pembuluh darah di dalam otak yang akhirnya menyebabkan sakit kepala.

    Jika penderita diabetes mengalami hiperglikemia atau kondisi gula darah meningkat drastis hingga di atas 200 mg/dL,

    maka ia akan mengalami gejala seperti sakit kepala, pandangan kabur, dehidrasi, mudah lelah, dan luka yang sulit untuk disembuhkan. 

    Jika penderita diabetes mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah anjlok dengan drastis, maka ia akan mudah mengalami sakit kepala dengan gejala berupa munculnya rasa lapar, mual-mual, mudah marah, keringat berlebihan, dan tubuh yang lemah.

    Sakit kepala yang terkait diabetes lainnya adalah sakit kepala neuropatik yang dipicu oleh tingginya kadar gula darah dengan gejala seperti migrain. 

    Sementara itu, penderita diabetes tipe 2 cenderung rentan terkena sakit kepala glaukoma yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan pada bagian belakang dan atas mata. 

    Biasanya, sakit kepala ini juga memicu sensasi ingin mual dan muntah.

    Jadi sakit kepala kronis bisa diabetes tipe 2 tanpa gejala akut, waspadai pelan tapi bisa patal .?

    Komentar

    Tampilkan

    News

    INFORMASI PUBLIK

    +