#Bacalah, MenSinergikan Kemhan TNI BPJS Kesehatan
Dalam hal ini mengindikasikan informasi yang disampaikan secara akurat
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara Soedirman, Jakarta, terbuka bagi masyarakat umum.
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas berbagai perbaikan yang dilakukan BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sjafrie menilai transformasi dan penguatan layanan yang dilakukan dari waktu ke waktu menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. "Kami melihat ada perbaikan yang terus dilakukan BPJS Kesehatan.
Harapannya, kehadiran program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih sulit mengakses layanan kesehatan,
Menurutnya, masyarakat bisa berobat atau mendapat perawatan di RSPPN menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Artinya, RS ini meski dalam naungan Kemhan, tidak dikhususkan bagi prajurit TNI dan keluarganya.
"Kita dedikasikan untuk masyarakat agar bisa menggunakan rumah sakit ini dengan baik dengan mempergunakan fasilitas BPJS yang sampai dengan saat ini bisa berlangsung cukup baik,
Kepala BPOM Taruna Ikrar, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman,
Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan Kepala BPOM Taruna Ikrar, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta
RSPPN ini diproyeksi menjadi tingkat internasional. Dokter yang bekerja di sini, mendapat pelatihan dari dokter mancanegara.
"Kita sudah membentuk rumah sakit Soedirman RSPPN ini pada skala internasional atas izin Menteri Kesehatan yang mengeluarkan regulasi, maka kita bisa kerja sama rumah sakit antar negara dan kita juga mengundang praktik dokter dari mancanegara," kata dia. Sjafrie menyebut, fasilitas kesehatan di RSPPN ini bisa dikatakan lengkap.
Meski begitu, peningkatan pelayanan akan terus dilakukan. "Karena kami mempunyai sarjana-sarjana farmasi yang sudah lulus menjadi perwira TNI. Itu yang kita bicarakan tadi, kita sudah sampai pada tingkat yang implementasi dan mungkin tahun depan kita akan melihat lagi kemajuan-kemajuan secara bertahap,"
Nara sumber ; Menhan News


